Header Ads Widget

Pengertian Iklan Lowongan Pekerjaan








Iklan lowongan pekerjaan merupakan jenis iklan yang banyak dilihat di media manapun. Oleh karenanya, hampir setiap orang mengetahui contoh lowongan pekerjaan. Sama seperti jenis iklan lainnya, iklan lowongan pekerjaan dibuat semenarik mungkin agar bisa menarik para pelamar kerja, sehingga perusahaan berpeluang lebih besar untuk mendapatkan pekerja berkualitas tinggi. Contoh iklan lowongan pekerjaan dapat dilihat di koran, media sosial, media online, bahkan kini banyak situs penyedia informasi lowongan pekerjaan yang memuat berbagai iklan lowongan pekerjaan. Situs ini biasanya menjadi tujuan utama para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.
Situs tersebut misalnya Lokerblora, Jobstreet, Kalibrr, LinkedIn, Glints, Glassdoor, dan sebagainya. Baca juga: Pengertian, Fungsi, dan Ciri-Ciri Iklan sebagai Media Pemasaran Informasi terkait iklan lowongan pekerjaan beserta contoh lowongan pekerjaan rupanya masih banyak dicari masyarakat. Untuk itu, simak penjelasan berikut ini untuk lebih memahaminya. Pengertian iklan lowongan pekerjaan Sebelum mengetahui pengertian iklan lowongan pekerjaan, pahami dulu pengertian iklan. Iklan adalah media promosi suatu produk untuk membujuk khalayak ramai agar tertarik dengan produk yang ditawarkan. Dengan demikian, iklan lowongan pekerjaan adalah iklan yang menginformasikan tersedianya posisi jabatan di suatu perusahaan yang bisa ditempati oleh pekerja baru.
Dilansir dari buku Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Dewi Hanggraeni, suatu iklan lowongan pekerjaan harus memperhatikan beberapa hal agar efektif dan tepat sasaran.



Berikut unsur-unsur yang harus dipenuhi sebuah iklan lowongan pekerjaan: 1. Attention Sebuah iklan lowongan pekerjaan harus menarik perhatian agar pencari kerja mengetahui lowongan pekerjaan tersebut. Contoh iklan lowongan pekerjaan ditempatkan di posisi tertentu pada halaman media massa agar pandangan pencari kerja langsung tertuju ke iklan tersebut. 2. Interest Unsur menarik juga kurang memberikan efek pada suatu iklan jika tidak dibarengi dengan unsur interest. Pasalnya, unsur ini dapat menumbuhkan minat pencari pekerjaan untuk melamar kerja. 3. Desire Iklan lowongan pekerjaan juga harus membuat pencari kerja menginginkan pekerjaan tersebut. Misalnya dengan mencantumkan tunjangan yang akan diperoleh apabila lolos seleksi pekerja. Baca juga: 6 Persyaratan Lamaran Kerja yang Umum Diminta Perusahaan 4. Action Selain ketiga unsur di atas, contoh iklan lowongan pekerjaan juga harus membuat pencari kerja benar-benar melakukan usaha untuk mendapatkan pekerjaan yang ditawarkan. Misalnya dengan mencantumkan alamat ke mana dan pada siapa lamaran kerja harus dikirim atau mencantumkan alamat email personalia.