Header Ads Widget

Asisten Produksi Bagian Potong Buku di SAMARA


 LOWONGAN KERHA
ASISTEN PRODUKSI
Bagian Potong Buku

Syarat:
  • laiki-laki
  • usia maksimal 25 tahun
  • terbiasa bekerja dengan teliti dan rapi
  • bersedia tidak merokok selama jam kerja
Hanya yang memenuhi kualifikasi yang kami penggil
SAMARA

Jl. Gajahmada No 30 turibang Cepu

Baca Juga Loker Blora Lainnya

Artikel Terkait 

Pada umumnya, operator produksi adalah karyawan di sebuah perusahaan produksi yang memiliki beban kerja dan tanggung jawab untuk mengoperasikan mesin produksi agar dapat menghasilkan produk jadi atau setengah jadi.

Selain itu, operator produksi juga merupakan seorang karyawan yang mengoperasikan peralatan atau mesin untuk membantu proses pembuatan, perakitan, pengemasan, dan langkah-langkah lainnya dalam jalur produksi.

Sebagian besar orang-orang dibalik operator produksi bekerja di pabrik atau warehouse, dan beberapa dari mereka ada yang bekerja dalam distribusi barang. Jobdesk operator produksi berbeda-beda di tiap perusahaan.

Ada jobdesk operator produksi yang bekerja dengan mesin berat, lalu berurusan dengan makanan, listrik, dan lain-lain. Tergantung di bidang apa perusahaan itu bergerak.

Salah satu jobdesk operator produksi juga berkaitan dengan target yang sudah ditentukan oleh perusahaan baik secara individu ataupun tim. Tidak hanya itu, mereka juga diwajibkan untuk menjaga lingkungan kerja dalam kondisi yang aman dan bersih setiap waktu.

Jobdesk operator produksi adalah untuk memproses dan/atau mengelola suatu produk atau barang dari bahan dasar yang kemudian diolah menjadi bahan jadi. Ada banyak hal yang menjadi beban kerja dan tanggung jawab dari operator produksi.

Mulai dari perlengkapan mesin produksi, tenaga yang menjalankan mesin tersebut, sampai menjadi pengendali dari kualitas produksi barang tersebut. Namun, jobdesk operator produksi tidak hanya itu saja.

‍Tugas dan jobdesk operator produksi adalah untuk melakukan setiap langkah dalam proses produksi dengan benar dan aman. Orang-orang di balik operator produksi berkewajiban untuk mematuhi pedoman keselamatan setiap saat dan memastikan bahwa hasil produk memenuhi standar kualitas.

Meskipun jobdesk operator produksi di tiap perusahaan berbeda, ada beberapa hal umum yang menjadi tugas dan tanggung jawab operator produksi. Di antaranya adalah:

1. Briefing dan Mempersiapkan Material
Jobdesk operator produksi yang pertama adalah menghadiri briefing dan mempersiapkan material produksi. Seorang operator produksi berkewajiban untuk hadir di setiap briefing pada awal kerja untuk menjadi panduan dalam menyelesaikan tugas hari itu.

Selain itu, jobdesk operator produksi juga untuk mempersiapkan material. Hal ini dilakukan untuk mendukung proses produksi di area mesin produksi atau tempat produksi lainnya.

2. Mengoperasikan Mesin
Jobdesk operator produksi selanjutnya adalah untuk mengoperasikan mesin. Setelah menghadiri briefing, maka setiap karyawan operator produksi langsung mengarah ke tempat kerja mereka atau menuju mesin yang akan dioperasikan masing-masing.

Kegiatan ini dimulai dengan menghidupkan mesin, menjalankan mesin, hingga terakhir mematikan mesin produksi. Kesalahan atau keteledoran dalam mengoperasikan mesin dan yang lainnya akan menjadi tanggung jawab dari operator tersebut.

3. Setting Program Mesin Produksi
Salah satu jobdesk operator produksi juga untuk melakukan setting program mesin produksi. Tentunya hal ini perlu dilakukan sesuai standar atau spek dari mesin untuk menghindari kerusakan dan kesalahan dalam mengoperasikannya.

Oleh karena itu, seorang operator produksi juga harus memiliki pengetahuan untuk mengoperasikan mesin. Selain itu, memonitor kondisi mesin untuk dapat digunakan dengan baik juga merupakan salah satu jobdesk operator produksi.

4. Menjaga Produktivitas
Tidak sekedar mengoperasikan mesin yang dipegangnya, jobdesk operator produksi juga untuk menjaga produktivitas produksi. Hal ini tentunya berkaitan dengan upaya bekerja secara efektivitas dan efisiensi.

Menjaga produktivitas produk juga merupakan salah satu cara untuk dapat memenuhi target yang sudah ditentukan. Produktivitas produk ini harus dijaga agar alur produksi bisa berjalan lancar dan semua faktor pendukung bisa berfungsi dengan baik.

5. Menjaga Kualitas Produksi
Jobdesk operator produksi juga untuk menjaga kualitas produksi. Hal ini meliputi hasil akhir yang dihasilkan dari keseluruhan proses produksi. Untuk menentukan kualitas produksi, tiap perusahaan memiliki standarisasinya masing-masing.

Nah, jobdesk operator produksi adalah untuk memeriksa kecacatan pada produk yang dihasilkan, kesalahan pada produk, atau mengecek apakah hasil memenuhi standar mutu.

6. Memastikan Produk ke Proses Selanjutnya
Setelah selesai memproses bahan dengan mesin produksi yang dipegang, jobdesk operator selanjutnya adalah untuk memastikan produk sampai ke proses selanjutnya.

Hal ini meliputi pengiriman produk. Ketika produk tersebut belum sampai ke proses selanjutnya yang merupakan tujuan produk dikirim, maka hal ini masih menjadi bagian dari jobdesk operator produksi.

7. Memelihara Media Kerja
Memelihara media kerja juga merupakan bagian dari jobdesk operator produksi. Hal ini cukup dilakukan dengan mengikuti SOP yang sudah ditentukan oleh perusahaan dan menjalankan prosedur penggunaan dan perawatan mesin.

Oleh karena itu, salah satu jobdesk operator produksi juga meliputi melakukan pencatatan dalam melakukan jadwal perawatan mesin. Seorang operator produksi harus memahami hal umum yang berkaitan dengan mesin. Sehingga jika ada kerusakan bisa dideteksi lebih awal.

8. Bekerja Sesuai Target
Setiap operator produksi memiliki target produksinya masing-masing. Hal inilah yang juga menjadi bagian dari jobdesk operator produksi. Target produksi meliputi target harian, mingguan, bulanan, atau periode. Tergantung kebijakan perusahaan.

Jika ada seorang operator produksi tidak dapat memenuhi target produksi, maka hal ini bisa turut mempengaruhi semua proses produksi. Bagi perusahaan, target produksi berkaitan langsung dengan klien sehingga bisa mempengaruhi kredibilitas perusahaan tersebut.